Penanganan Banjir di Kalimanan Barat Tahun 2020 sd 2021

DURASI WAKTU

6 Bulan , dimulai sejak ditetapkan status darurat bencana sd pemulihan dini

Latar Belakang

Penyusun : Lidia Nurvitha, SP, M. Agr (PMI Kalimantan Barat);

Banjir yang terjadi di Kalimantan Barat dua tahun terakhir ini semakin meningkat, dengan kuantitas  cukup tinggi, durasi yang lama dan intensitas serta frekuensi yang tinggi. Banjir yang terjadi tidak hanya berdampak pada kerugian materi, tetapi juga berdampak pada menurunnya tingkat Kesehatan masyarakat, apalagi dimasa pandemic seperti sekarag ini.

Kerugian materi tidak hanya dialami masyarakat terdampak, namun juga dialaami pemerinah dan Lembaga Pendidikan dengan adanya jemabatan yang rusak atau putus, sekolah – sekolah terendam yang tidak hanya merusak bangunan tetapi juga merusak fasilitas yang ada di sekolah. Begitu juga dengan perkantoran dan fasilitas Kesehatan yang ada di pueskesmas dan polindes.

 

 

Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat

Hujan deras disertai angin kencang di wilayah Provinsi Kalbar meluapkan sungai Melawi dan Sungai Pinoh yang anak sungai dari Sungai Kapuas yang mengalir melintasi provinsi tersebut. Luapan tersebut menyebabkan banjir di sembilan kecamatan di Melawi yaitu Sokan, Tanah Pinoh, Sayan, Menukung, Ella Hilir, Pinoh Selatan, Pinoh Utara, Nanga Pinoh dan Kecamatan Belimbing. Banjir menggenangi wilayah tersebut sejak 8 Juli 2020, dan hingga 25 Juli 2020, banjir sudah berdampak 17.979 KK (63.645 jiwa) di Kabupaten Melawi saja. Selain itu, banjir juga menggenangi 11.675 rumah dengan ketinggian banjir berkisar antara 0,5 – 1,3 meter. Menyikapi besaran dampak dan cakupan banjir, Bupati Melawi Bupati mendeklarasikan fase tanggap darurat untuk kabupaten tersebut pada 10 – 24 Juli 2020.

 

Pada awal Agustus 2020, banjir di sebagian besar wilayah telah surut. Namun, dari 13 – 14 Agustus, hujan deras kembali menimpa wilayah yang sama, sehingga memicu terjadinya longsor dan banjir bandang di sekitar Kecamatan Pinoh Selatan. Situasi membaik selama beberapa hari, dengan jumlah desa yang masih terendam banjir berkurang dan hampir semuanya desa-desa yang terkena dampak menerima dukungan dan bantuan bantuan. Namun, pada 6 September 2020, hujan deras telah menyebabkan banjir lagi di Kabupaten Melawi. Saat itu ketinggian banjir berkisar antara 3 – 6 meter, dan dianggap sebagai banjir terparah selama 32 tahun terakhir.

Banjir melanda 84.293 orang dan menggenangi 17.767 rumah di sepuluh kecamatan di Kabupaten Melawi. Banjir berlangsung selama 3 minggu dan akibatnya, kegiatan tanggap darurat dan rutinitas sehari-hari lumpuh oleh banjir. Oleh 24 September 2020, air banjir mulai surut di hampir seluruh kecamatan yang tergenang menyisakan puing dan lumpur pasca banjir di daerah. Berbagai instansi seperti BPBD, Pemkab, TNI dan Polri melakukan pembersihan pasca banjir kegiatan untuk kedua kalinya dalam tiga bulan.

Kabupaten Ketapang dan Sintang, Kalimantan Barat

Banjir tidak hanya melanda Kabupaten Melawi tetapi juga di Kabupaten Sintang yang juga terletak di sekitar Sungai Kapuas dan beberapa anak sungai dari Sungai Kapuas. Banjir merendam 29 desa di sembilan kecamatan di antaranya, Serawai, Kayan Hulu dan Kayan Hilir, Dedai, Ambalau, Tempunak, Sintang, Ketungau Hilir dan Sepauk. Berdasarkan laporan, 13.762 rumah tangga (diperkirakan 55.468 orang) dan 20.693 rumah terkena dampak di sembilan kecamatan2.

Di Kabupaten Ketapang, banjir terjadi akibat luapan Sungai Melayu Rayak yang menenggelamkan 35 desa di empat kecamatan. Sekitar 3.722 rumah tangga (13.754 jiwa) dan 1.851 rumah terkena dampak. Terakhir, di Landak kabupaten, 859 rumah tangga (sekitar 4.297 jiwa) juga terkena dampak banjir. Banyak keluarga yang terkena dampak tinggal di lantai dua rumah mereka, dan mereka yang rumahnya tidak memiliki lantai dua tinggal sementara dengan kerabat mereka atau tetangga yang memiliki lantai dua yang dapat menampung mereka. Banjir tidak hanya merendam kawasan pemukiman tetapi juga berdampak pada beberapa fasilitas umum seperti masjid, gereja, sekolah, dan jembatan serta milik masyarakat perkebunan yang mempengaruhi mata pencaharian. Di Kabupaten Sanggau dan Kapuas Hulu, setelah banjir surut, masyarakat mulai membersihkan rumah dan fasilitas umum lainnya.

PELAKSANA :

  1. PMI Provinsi Kalimantan Barat (Penanggung Jawab)
  2. PMI  Kabupaten Melawi (Pelaksana Respon)
  3. Relawan PMI ( Pelaksana)

tujuan :

  1. Meringankan penderitaan masyarakat korban bencana dengan memberikan bantuan, dukungan dan support kepada mereka.
  2. Mobilisasi pengurus, staf dan  relawan. untuk mendukung proses pelayanan PMI diwilayah terdampak di Kabupaten
  3. PMI dapat memberikan layanan kepada masyarakat terdampak Banjir seperti,Evakuasi, Dapur umum, Pelayanan Kesehatan, WASH, Promosi Kesehatan,  edukasi di tingkatan masyarakat.
  4. Menjalin komunikasi, koordinasi dan berkerjasama dengan stakeholder, dan pihak lain serta berjejaring dengan pihal lainnya.
  5. Melakukan pendokumentasian pelayanan yang telah diberikan oleh PMI, sebagai salah satu alat untuk melakukan advokasi dan diseminasi kepalangmerahan.

SUMBER PENDANAAN

Hibah PMI Pusat, berasal dari Dukungan Dana Kas PMI Pusat berkerjasama dengan IFRC

CAKUPAN AREA

Ada di 7 kecamatan dan 35 desa, dianataranya

  1. Kecamatan Nanga Pinoh : 14 desa
  2. Kecamatan Pinoh Utara : 5 desa
  3. Kecamatan Sayan : 2 desa
  4. Kecamatan Ella Hilir : 2 desa
  5. Kecamatan Belimbing : 2 desa
  6. Kecamatan Pinoh Selatan : 4 desa
  7. Kecamatan Tanah Pinoh : 7 desa

penerima manfaat

  1. Layanan Evakuasi : 6 KK
  2. Layanan Dapur Umum : 1.069 Jiwa
  3. Layanan Shelter : 179 KK / 492 Jiwa
  4. Layanan Pertolongan Pertama : 101 Jiwa
  5. Layanan Psikososial Support : 4.898 Jiwa
  6. Layanan Promkes langsung : 8.518 Jiwa
  7. Layanan Promkes dengan radio : 1.690.000 Jiwa
  8. Layanan Distribusi NFI : 5.637 KK atau 22.253  jiwa
  9. Layanan Distribusi Food Item : 4.042 KK atau 15.950  jiwa
  10. Layanan WASH Tanki Air : 855 KK / 3.418 Jiwa
  11. Layanan WASH Sanitasi  : 13.889 KK / 56.353 Jiwa
  12. Layanan WASH Tendonisasi : 5.604 Jiwa
  13. Layanan WASH Pipanisasi : 3.130 Jiwa
  14. Layanan Promkeb langsung : 2.500 Jiwa
  15. Layanan Promkeb dengan radio : 1.690.000 Jiwa
  16. Layanan Promkeb dengan Talk Show : 1.690.000 Jiwa

GALERI FOTO KEGIATAN

LINK SOSIAL MEDIA

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi :

Nama Penulis : Arifin Muh. Hadi

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Silakan masukkan kode akses anda (nama pengguna/alamat email dan katasandi dengan mengisi kolom di bawah ini dengan benar.

https://pustaka.pmi.or.id/slot-gacor/ https://sukabumikota.pmi.or.id/slot-gacor/ https://sukabumikota.pmi.or.id/slot-deposit-dana/ https://kuduskab.pmi.or.id/slot88/ https://ppi.pmi.or.id/slot-ovo/ https://mipa.uns.ac.id/slot-gacor/ https://biosains.mipa.uns.ac.id/slot-dana/ http://kimia.mipa.uns.ac.id/slot88/